Sumbawa Besar, NTB — Kepolisian Resor Sumbawa menggelar Apel Gelar Pasukan dalam rangka cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas melalui Operasi Patuh Rinjani Tahun 2026. Kegiatan terpusat yang menandai dimulainya operasi kepolisian kewilayahan tersebut dilaksanakan di Lapangan Wicaksana Laghawa Mako Polres Sumbawa, Jalan Hasanuddin No. 109, Sumbawa Besar, Senin (26/10/2026) pagi.
Apel gelar pasukan yang dimulai pukul 07.30 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. selaku Pimpinan Apel, dengan Komandan Apel Berry Indragunawan, S.H., dan Perwira Apel AKP Antonius Dopo, S.A.P., M.Pd.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres Sumbawa Kompol Didik Harianto, S.H., Kepala Jasa Raharja Cabang Sumbawa Budi Hari Prasetiyo, S.E., perwakilan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa Aryo Aprianto, S.T., para Pejabat Utama (PJU) Polres Sumbawa, serta melibatkan sebanyak 60 personel gabungan dari Subdenpom IX/2-1 Sumbawa, Yon B Pelopor Sat Brimobda NTB, Sat Lantas Polres Sumbawa, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumbawa. Prosesi penyematan pita tanda dimulainya operasi secara simbolis diwakili oleh personel dari masing-masing instansi yang bertugas.
Dalam amanatnya, Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K. menyampaikan bahwa Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan matang personel maupun sarana dan prasarana dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Rinjani 2026. Operasi terpusat ini akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat.”
“Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat di wilayah hukum Polda NTB, diperlukan perhatian serius terhadap potensi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data evaluasi tahun 2025, tercatat sebanyak 12.000 pelanggaran lalu lintas atau mengalami peningkatan sebesar 8% dibandingkan tahun 2024. Kondisi ini menuntut langkah strategis kepolisian untuk meningkatkan konsistensi penegakan hukum yang diimbangi dengan edukasi masif kepada masyarakat.” ujar Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres Sumbawa menekankan beberapa poin penting kepada seluruh personel yang terlibat agar mengedepankan tindakan persuasif dan profesional di lapangan, dengan mengutamakan tindakan preventif, edukatif, dan persuasif. Seluruh personel dilarang bertindak arogan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat, serta senantiasa menerapkan prinsip 3S (Senyum, Sapa, Salam), memperkuat koordinasi lintas sektoral bersama TNI, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap di Kabupaten Sumbawa, serta menjaga kesehatan, meningkatkan kewaspadaan, serta melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan rasa tanggung jawab.
“Operasi Patuh Rinjani Tahun 2026 kita laksanakan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan berlalu lintas. Kepada seluruh personel, kedepankan pendekatan edukatif, humanis, dan profesional. Mari kita bangun sinergi bersama masyarakat untuk menekan angka pelanggaran serta mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Bumi Sabalong Samalewa,” tegas AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K.
Rangkaian upacara gelar pasukan yang meliputi pemeriksaan barisan, pembacaan amanat, hingga pembacaan doa oleh Aiptu Usmanto, S.A.P. dan dipandu oleh pembawa acara Brigadir Andini Mariska, S.H., berjalan dengan tertib. (Hps)






