Berita  

TOKO SEMBAKO DI DESA MATUA TERBAKAR, POLISI BERSAMA BRIMOB DAN WARGA BERHASIL PADAMKAN API

Sebuah toko sembako di Simpang Tiga Dusun Perumahan, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, mengalami kebakaran pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 16.30 WITA. Kebakaran diduga sementara akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Toko tersebut merupakan milik pasangan suami istri, Syarifuddin (30) dan Nur Anfal (28). Akibat kejadian tersebut, seluruh barang dagangan berupa sembako yang berada di dalam toko hangus terbakar. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp100 juta, sementara tidak terdapat korban jiwa.

Berdasarkan keterangan saksi Desi (20), yang saat kejadian sedang menjaga toko, api tiba-tiba terlihat berasal dari bagian kabel listrik di sebelah barat dinding toko. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke barang-barang sembako yang mudah terbakar.

Saat mengetahui adanya kobaran api, saksi Desi langsung menyelamatkan anak pemilik toko yang masih berusia sekitar lima tahun dengan menggendongnya keluar dari lokasi, kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar.

Saksi lainnya, Aruji (59), yang berada tidak jauh dari lokasi, kemudian turut membantu meminta pertolongan masyarakat untuk melakukan pemadaman.

Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, Kapolsek Woja IPTU Muhammad Norkurniawan, S.H., langsung memerintahkan personel piket SPKT untuk mendatangi lokasi guna melakukan pengamanan dan penanganan awal.

Personel Polsek Woja yang dipimpin Ka SPKT 3 AIPTU Kacung segera tiba di lokasi dan melakukan pengamanan serta pengaturan di sekitar TKP. Petugas juga berkoordinasi dengan personel Brimob Yon C Kompi 2 Dompu yang lokasinya berada tidak jauh dari tempat kejadian.

Sekitar pukul 16.45 WITA, masyarakat bersama personel Brimob Yon C Kompi 2 Dompu yang dipimpin Danki Brimob IPTU Idrus melakukan upaya pemadaman. Personel Brimob turut mengerahkan satu unit kendaraan Water Cannon untuk membantu memadamkan api.

Sementara itu, personel Polsek Woja fokus melakukan pengamanan perimeter di sekitar lokasi, mengatur situasi dan mencegah masyarakat mendekati area kebakaran, sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran susulan.

Sekitar pukul 17.15 WITA, api berhasil dipadamkan. Bangunan toko tidak ikut terbakar, namun seluruh isi toko berupa barang-barang sembako mengalami kerusakan dan hangus terbakar.

Kapolsek Woja IPTU Muhammad Norkurniawan, S.H., menjelaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi kebakaran dengan mengutamakan keselamatan masyarakat serta mengamankan lokasi kejadian.

“Begitu menerima informasi, kami langsung memerintahkan personel untuk mendatangi TKP dan melakukan pengamanan. Kami juga segera berkoordinasi dengan personel Brimob yang berada di sekitar lokasi untuk membantu proses pemadaman,” ujar IPTU Muhammad Norkurniawan.

Menurutnya, kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk membantu penanganan kebakaran, tetapi juga memastikan situasi tetap aman dan masyarakat tidak mendekati lokasi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Personel kami melakukan pengaturan dan pengamanan di sekitar TKP, membantu mengamankan barang-barang yang masih dapat diselamatkan serta mengantisipasi terjadinya kebakaran susulan. Setelah api berhasil dipadamkan, kami melakukan pendataan dan pengumpulan bahan keterangan dari pemilik maupun saksi,” jelasnya.

Kapolsek Woja juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha dan segera melakukan pemeriksaan apabila ditemukan kabel atau instalasi yang berpotensi menimbulkan korsleting.

Sementara itu, Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, mengapresiasi respons cepat personel Polsek Woja bersama Brimob dan masyarakat dalam menangani kejadian tersebut.

“Kecepatan personel dalam mendatangi TKP, melakukan pengamanan, berkoordinasi dengan pihak terkait dan membantu proses pemadaman merupakan bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Sinergitas antara kepolisian dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran,” ungkap IPTU I Nyoman Suardika.

Kasi Humas menambahkan bahwa Polsek Woja juga melakukan langkah lanjutan berupa pengumpulan bahan keterangan, pendataan kerugian serta pemantauan situasi pascakebakaran melalui Bhabinkamtibmas Desa Matua.

“Untuk penyebab kebakaran, berdasarkan keterangan awal diduga akibat korsleting listrik. Namun apabila diperlukan, kepolisian akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap sumber api,” jelasnya.

IPTU I Nyoman Suardika juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi instalasi listrik dalam keadaan baik dan tidak meninggalkan peralatan listrik yang berpotensi menimbulkan bahaya saat tempat usaha atau rumah ditinggalkan.

“Yang paling utama adalah keselamatan jiwa. Kami mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan segera menghubungi pihak kepolisian maupun instansi terkait apabila terjadi keadaan darurat,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian penanganan kebakaran berlangsung aman dan terkendali. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Demiki Rilisan Resmi Humas Polres Dompu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *