Konsep OtomatisaBabinsa Kekalik Jaya Rangkul Anak Ciptakan Lingkungan Lebih Aman

Mataram, NTB – Di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam akhir pekan, seorang prajurit TNI memilih hadir di tengah anak-anak bukan untuk menegur dengan keras, melainkan mengajak mereka memahami arti keselamatan. Melalui pendekatan yang humanis, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Kekalik Jaya, Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-09/Ampenan, Serda Ilham, melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) dengan memberikan edukasi kepada anak-anak agar tidak menjadikan jalan raya sebagai arena balapan sepeda. Kegiatan tersebut berlangsung di Lingkungan Kekalik Kijang, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Sabtu malam (18/7/2026).

Edukasi Humanis Demi Keselamatan Generasi Muda

Dalam suasana yang penuh keakraban, Serda Ilham mengajak anak-anak berdialog mengenai pentingnya menjaga keselamatan saat bermain. Ia menjelaskan bahwa jalan raya merupakan fasilitas umum yang dipergunakan bersama sehingga tidak layak dijadikan lokasi balapan sepeda.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan larangan, tetapi juga menanamkan kesadaran sejak usia dini agar anak-anak memahami risiko yang dapat terjadi apabila mengabaikan aturan keselamatan.

“Jalan raya merupakan fasilitas umum yang digunakan bersama. Kami mengimbau adik-adik agar tidak balapan sepeda di jalan karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Mari bermain di tempat yang aman dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Serda Ilham.

Ia juga mengingatkan bahwa kecelakaan lalu lintas sering kali berawal dari tindakan yang dianggap sepele. Oleh karena itu, pembinaan secara persuasif menjadi langkah penting agar anak-anak tumbuh dengan budaya disiplin dan tertib berlalu lintas.

Kehadiran Babinsa Disambut Positif Warga

Kepedulian Babinsa mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang warga Lingkungan Kekalik Kijang, Bohri, menilai kehadiran Babinsa di tengah masyarakat memberikan rasa aman sekaligus menjadi contoh nyata pembinaan yang mengedepankan pendekatan kekeluargaan.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian Babinsa. Dengan adanya imbauan seperti ini, kami berharap anak-anak lebih memahami bahaya balapan sepeda di jalan sehingga lingkungan menjadi lebih aman, tertib, dan nyaman bagi semua pengguna jalan,” ungkap Bohri.

Menurut warga, edukasi langsung seperti ini jauh lebih efektif karena anak-anak merasa diperhatikan, bukan dimarahi. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran yang tumbuh dari diri mereka sendiri.

Membangun Kesadaran Melalui Komunikasi Sosial

Komunikasi sosial yang dilaksanakan Babinsa merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial masyarakat. Melalui interaksi yang intensif dengan warga, Babinsa terus berupaya menanamkan nilai kepedulian, disiplin, dan tanggung jawab kepada generasi muda.

Langkah sederhana seperti mengingatkan anak-anak agar bermain di tempat yang aman menjadi investasi penting dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan masyarakat. Dengan sinergi antara Babinsa, orang tua, dan warga, diharapkan tercipta lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *