Sumbawa Besar, NTB — Dalam upaya menjaga kerukunan dan keutuhan bangsa, Polres Sumbawa menghadiri kegiatan temu bincang bertajuk “Merawat dan Memantapkan Nilai-nilai Moderasi Beragama sebagai Ikhtiar Bersama Tokoh Agama Menuju Kabupaten Sumbawa yang Unggul, Maju, dan Sejahtera”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Gereja-gereja Kristen (FKGK) bersinergi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumbawa di Hotel Grand Samota, Sabtu (06/05/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sumbawa, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah tokoh agama dan perwakilan elemen masyarakat.
Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi kepada FKGK dan FKUB atas inisiasi kegiatan yang sangat relevan dengan situasi saat ini. Menurutnya, moderasi beragama adalah kunci dalam menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat Sumbawa.
“Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama masing-masing, melainkan bagaimana kita mampu menghormati perbedaan dan hidup berdampingan secara damai. Polri tidak bisa bekerja sendiri dalam menjaga kondusifitas wilayah; kami membutuhkan dukungan dan keteladanan dari para tokoh agama untuk senantiasa menyejukkan suasana di tengah masyarakat,” ujar Kapolres.
Ketua FKGK Kabupaten Sumbawa, Pdt. Youdi Rambi, dalam pembukaan acara menegaskan bahwa tokoh agama memiliki peran strategis sebagai perekat persatuan. Data yang dipaparkan menunjukkan terdapat 3.000 jemaat Kristen yang tersebar di Kabupaten Sumbawa, yang mencerminkan kekayaan keberagaman di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sumbawa, I Ketut Sumardi Artha, S.H., mewakili Bupati Sumbawa, mengingatkan pentingnya deteksi dini terhadap provokasi yang kerap muncul di media sosial. “Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai forum diskusi semata, tetapi melahirkan komitmen bersama untuk memperkokoh toleransi dan menjaga kerukunan umat beragama,” ungkapnya.
Kegiatan yang merupakan bagian dari dukungan terhadap program Kementerian Agama RI tentang Moderasi Beragama ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mencegah potensi konflik sosial. Polres Sumbawa sendiri telah menyiapkan personel untuk melakukan pengamanan selama rangkaian kegiatan berlangsung guna memastikan acara berjalan tertib, aman, dan lancar hingga selesai pada pukul 12.00 WITA. (Hps)






