Breaking News
Wakil Wali Kota Bima Fery Sofyan, SH: Mari Jaga Marwah Kota Bima, Dukung Penegakan Hukum dan Tolak Anarkisme Humanis dan Persuasif, Polres Dompu Selesaikan Aksi Protes Warga Melalui Dialog Ketua Komisi I DPRD Kota Bima Yogi Prima Ramadhan, SE, Dukung Penuh Penegakan Hukum Narkoba, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas Daerah Humanis dan Persuasif, Polres Dompu Selesaikan Aksi Protes Warga Melalui Dialog Dompu, 14 Juli 2026 – Polres Dompu melalui Polsek Woja bergerak cepat merespons aksi protes yang dilakukan oleh sejumlah masyarakat di Lingkungan Dore, tepatnya di depan Apotek Ilham dan Cabang PDAM Kelurahan Simpasai, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, pada Sabtu (11/7/2026) malam. Aksi tersebut dilakukan oleh keluarga korban bersama warga yang menuntut percepatan penanganan dua perkara yang telah dilaporkan ke Polres Dompu, yakni dugaan pelemparan terhadap Muh. Julfikar alias Memet serta dugaan penganiayaan terhadap Imam Hambali alias Jery. Menindaklanjuti aksi tersebut, Kapolsek Woja IPTU M. Norkurniawan, S.H., bersama personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan dialog dan negosiasi dengan perwakilan keluarga korban. Dalam kesempatan itu dijelaskan bahwa kedua perkara masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan oleh Satreskrim Polres Dompu sesuai prosedur hukum yang berlaku. Pihak keluarga juga diimbau agar memberikan kesempatan kepada penyidik untuk mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi, serta mengungkap fakta-fakta yang berkaitan dengan perkara tersebut. Selanjutnya, Kabag Ops Polres Dompu AKP Sudirman, S.H., M.M., bersama penyidik Satreskrim Polres Dompu didampingi Kapolsek Woja menemui keluarga kedua korban secara bergantian untuk memberikan penjelasan mengenai perkembangan penanganan perkara. Polisi juga meminta dukungan masyarakat apabila memiliki informasi atau saksi yang dapat membantu proses penyelidikan, termasuk upaya pemeriksaan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Setelah menerima penjelasan tersebut, keluarga korban bersama masyarakat memahami proses hukum yang sedang berjalan dan memberikan waktu kepada penyidik untuk bekerja secara profesional. Blokade jalan kemudian dibuka kembali sehingga arus lalu lintas kembali normal, aman, dan lancar. Kapolres Dompu AKBP Sodikin Fahrojin Nur, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Dompu IPTU I Nyoman Suardika, menyampaikan bahwa Polres Dompu memahami harapan keluarga korban agar perkara dapat segera terungkap. Namun demikian, setiap penanganan perkara pidana harus dilaksanakan secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum. “Kami mengapresiasi sikap masyarakat yang tetap mengedepankan komunikasi dan menerima penjelasan yang telah disampaikan. Polres Dompu berkomitmen menangani setiap laporan secara serius, profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif serta memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan,” ujar IPTU Nyoman. Polres Dompu menegaskan akan terus mengoptimalkan proses penyelidikan terhadap kedua perkara tersebut hingga memperoleh bukti yang cukup untuk mengungkap pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sekaligus memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga di wilayah Kabupaten Dompu. Demikian Rilisan Resmi Humas Polres Dompu Ketua MUI Kota Bima Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Dukung Penegakan Hukum dalam Pemberantasan Narkoba
Berita  

Polsek Kediri Patroli KRYD di Desa Lelede

Polsek Kediri Gelar Patroli Malam di Lelede

Lombok Barat, NTB – Aparat kepolisian terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Lombok Barat. Sebagai langkah preventif menghadapi potensi tindak kriminalitas pada malam hari, Polsek Kediri jajaran Polres Lombok Barat melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Kegiatan ini berupa patroli Kamtibmas melalui monitoring dan dialogis secara intensif. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan rasa aman. Selain itu, kegiatan ini juga mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan konvensional yang kerap memanfaatkan kelengahan warga pada jam-jam rawan.

Antisipasi Kriminalitas 3C dan Monitoring Wilayah Rawan Melalui Patroli Kamtibmas

Kegiatan patroli berskala rutin tersebut menyasar salah satu kawasan yang menjadi perhatian, yakni Desa Lelede, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Pelaksanaan agenda ini dimulai pada Jumat malam, 29 Mei 2026, tepat pukul 22.00 WITA hingga selesai. Fokus utama dari operasi malam ini adalah mengantisipasi terjadinya kasus 3C. Kasus tersebut meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Petugas di lapangan juga mengantisipasi aksi premanisme jalanan lainnya.

Dalam pelaksanaannya, agenda ini dipimpin langsung oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (KASPKT) 1 Polsek Kediri, Aiptu Nanang Kasim. Beliau bergerak bersama dengan sejumlah personel dari Anggota Jaga SPKT 1 Polsek Kediri. Petugas menyisir area pemukiman warga serta jalur-jalur sepi. Mereka juga memantau titik kumpul masyarakat yang dinilai berpotensi memicu gangguan keamanan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kediri, AKP Iwan Purwanto, menegaskan sebuah hal penting. Beliau menyatakan bahwa patroli Kamtibmas dalam bentuk KRYD ini merupakan bagian dari pelayanan prima kepolisian. Langkah ini bertujuan untuk menghadirkan negara di tengah-tengah masyarakat pada malam hari.

“Kami berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan intensitas kehadiran personel di lapangan, terutama pada jam-jam rawan malam hingga dini hari. Patroli KRYD ini tidak hanya sekadar melintas saja. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memantau langsung dinamika situasi keamanan di Desa Lelede secara riil dan memastikan kondusifitas wilayah tetap terjaga dengan baik,” ujar AKP Iwan Purwanto dalam keterangannya.

Pendekatan Humanis Melalui Dialogis dengan Pemuda dan Warga

Selain melakukan pengawasan wilayah menggunakan armada patroli, personel Polsek Kediri juga menerapkan pendekatan humanis. Pendekatan tersebut dijalankan melalui metode patroli Kamtibmas yang bersifat dialogis. Ketika melintasi beberapa lokasi di Desa Lelede, petugas menyempatkan diri untuk berhenti. Mereka menyambangi warga masyarakat serta kerumunan anak-anak muda yang terpantau masih melakukan aktivitas di luar rumah hingga larut malam.

Interaksi langsung ini dimanfaatkan oleh pihak kepolisian untuk menyampaikan imbauan secara persuasif. Imbauan tersebut terkait dengan pentingnya kewaspadaan dini terhadap lingkungan sekitar. Pihak kepolisian mengajak para pemuda untuk menjauhi aktivitas negatif, seperti balap liar maupun konsumsi minuman keras. Aktivitas semacam itu dapat memicu konflik sosial ataupun tindak pidana.

AKP Iwan Purwanto menambahkan bahwa peran aktif seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan keamanan yang berkelanjutan. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa adanya sinergi yang kuat dari warga lokal.

“Kami berdialog langsung dengan warga serta para pemuda di seputaran Desa Lelede guna menyampaikan pesan-pesan keamanan. Kami meminta mereka untuk tetap waspada dan berhati-hati apabila masih beraktivitas pada malam hari. Kami juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif. Mari bersama-sama menjaga situasi lingkungan yang aman dan kondusif di seputaran wilayah Kecamatan Kediri ini,” pungkas AKP Iwan Purwanto.

Hingga berakhirnya kegiatan patroli Kamtibmas KRYD pada malam tersebut, situasi di seputaran wilayah Desa Lelede dan Kecamatan Kediri secara umum dilaporkan berada dalam keadaan aman. Kondisi di lapangan terpantau tertib serta terkendali tanpa adanya kejadian menonjol yang mengganggu kenyamanan warga. Pihak Polsek Kediri memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar secara konsisten demi menjamin rasa aman masyarakat Lombok Barat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *