Ketahanan Pangan: Sinergi Polsek Labuapi dan Petani Desa Karang Bongkot

Sinergi Polsek Labuapi dan Petani Desa Karang Bongkot
Personel Bhabinkamtibmas Polsek Labuapi saat berdialog dengan petani di area persawahan Desa Karang Bongkot, Lombok Barat, dalam rangka mendukung program swasembada pangan pemerintah.

Lombok Barat, NTB – Komitmen Polri dalam mendukung agenda nasional pemerintah di sektor ketahanan pangan terus diperkuat hingga ke level akar rumput, termasuk di wilayah Desa Karang Bongkot. Pada Senin (2/3), jajaran Polsek Labuapi melalui Bhabinkamtibmas melaksanakan aksi nyata dengan melakukan sambang kewilayahan langsung ke area pertanian warga. Langkah ini diambil guna memastikan produktivitas lahan tetap terjaga serta memberikan motivasi berkelanjutan bagi para petani setempat.

Kegiatan yang berlangsung di tengah hamparan lahan pertanian Desa Karang Bongkot ini bukan sekadar kunjungan formalitas. Kehadiran personel kepolisian di tengah ladang menjadi simbol kehadiran negara dalam mengawal kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor agraris yang menjadi tulang punggung wilayah tersebut.

Upaya Mendorong Produktivitas Lahan Berkelanjutan di Desa Karang Bongkot

Berdasarkan pantauan di lokasi, petugas kepolisian yang mengenakan seragam dinas lengkap tampak membaur dengan para petani yang tengah sibuk beraktivitas. Di antara sisa-sisa batang tanaman pasca-panen, terjadi dialog interaktif yang hangat antara aparat dan warga. Para petani yang membawa perlengkapan kerja seperti keranjang dan wadah kecil menyambut baik kehadiran petugas yang memberikan arahan terkait optimalisasi pengolahan tanah di area Desa Karang Bongkot.

Pemerintah saat ini memang tengah menggencarkan program ketahanan pangan sebagai fondasi stabilitas ekonomi nasional. Dalam konteks lokal, peran Bhabinkamtibmas menjadi krusial sebagai jembatan informasi dan motivator bagi masyarakat agar lahan yang tersedia tidak dibiarkan tidur, melainkan dikelola secara produktif dan berkelanjutan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Labuapi, Iptu I Nyoman Rudi Santosa, menegaskan bahwa kehadiran Polri di sektor pertanian merupakan instruksi langsung untuk menyukseskan swasembada pangan.

“Kami mengarahkan seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus melekat dengan masyarakat petani. Tujuannya jelas, yakni memberikan pendampingan moral dan memastikan setiap potensi lahan di wilayah hukum kami dapat dimanfaatkan secara maksimal guna memperkuat ketersediaan pangan di tingkat desa,” ujar Iptu I Nyoman Rudi Santosa saat memberikan keterangan resminya.

Membangun Kemandirian Ekonomi dari Tingkat Desa

Lebih lanjut, Iptu I Nyoman Rudi Santosa menjelaskan bahwa ketahanan pangan yang kuat di tingkat desa akan berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga, terutama bagi penduduk di Desa Karang Bongkot. Dengan hasil tani yang dikelola dengan manajemen yang baik, masyarakat diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pokok secara mandiri bahkan meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Dalam dialog tersebut, petugas juga menekankan pentingnya inovasi dalam bertani agar sisa lahan pasca-panen dapat segera diolah kembali untuk komoditas berikutnya. Kehadiran kendaraan dinas Polri yang terparkir di pinggir area persawahan menjadi bukti bahwa kepolisian siap menjangkau pelosok lahan demi memastikan program pendampingan di Desa Karang Bongkot ini berjalan secara maksimal dan menyeluruh.

“Kami ingin para petani merasa didukung. Bukan hanya soal teknis di lapangan, tapi juga kepastian bahwa situasi keamanan tetap kondusif sehingga mereka bisa fokus dalam menggarap lahan dengan tenang,” tambah Kapolsek Labuapi tersebut.

Respons Positif dan Komitmen Pengawalan Berkelanjutan

Kegiatan sambang kewilayahan ini mendapatkan respons yang sangat positif dari para petani di Desa Karang Bongkot. Mereka mengaku merasa diperhatikan dengan adanya kunjungan rutin dari pihak kepolisian yang tidak segan untuk turun langsung ke area berlumpur demi berdiskusi mengenai kendala dan harapan para petani di lapangan.

Respons positif ini menjadi energi tambahan bagi jajaran Polsek Labuapi untuk terus konsisten melakukan pengawalan. Ke depannya, Polri berkomitmen untuk tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga membantu memfasilitasi komunikasi antara petani dengan pihak terkait jika ditemukan kendala dalam ketersediaan pupuk maupun sarana produksi pertanian lainnya.

Dengan sinergi yang kuat antara aparat kepolisian dan kelompok tani, diharapkan struktur ketahanan pangan di wilayah Lombok Barat, khususnya di Kecamatan Labuapi, semakin kokoh. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi nyata Polri dalam mendukung agenda besar pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang mandiri secara pangan, dimulai dari penguatan di setiap desa seperti Desa Karang Bongkot.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *