Lombok Barat, NTB – Memasuki awal bulan Maret yang bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan, intensitas aktivitas masyarakat di sore hari mengalami peningkatan signifikan. Fenomena “ngabuburit” atau menunggu waktu berbuka puasa menjadi fokus perhatian aparat kepolisian untuk memastikan Keamanan Ramadhan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga, terutama di titik-titik rawan kemacetan.
Guna mengantisipasi hal tersebut, Kepolisian Resor Lombok Barat melalui Satuan Samapta (Sat Samapta) mempertebal pengamanan di sejumlah ruas jalan protokol dan simpul transportasi utama. Langkah preventif ini dilakukan untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi warga yang sedang berburu takjil maupun sekadar melintas.
Pemetaan Titik Rawan Kemacetan di Wilayah Hukum Lombok Barat
Pelaksanaan pengamanan ini menyasar lokasi-lokasi strategis yang menjadi pusat konsentrasi massa demi menjaga stabilitas Keamanan Ramadhan. Berdasarkan pantauan di lapangan pada Minggu, 1 Maret 2026, personel Sat Samapta Polres Lombok Barat disiagakan sejak pukul 16.00 WITA hingga waktu berbuka puasa tiba. Beberapa lokasi utama yang menjadi fokus penjagaan meliputi Simpang 4 Bundaran Penas, Bundaran GMS, hingga Simpang 4 Rumak.
Ketiga titik tersebut dikenal sebagai urat nadi transportasi di Lombok Barat yang sering kali mengalami penumpukan kendaraan saat sore hari. Kehadiran personel kepolisian di lokasi-lokasi ini terbukti efektif dalam mengurai potensi hambatan jalan, mengingat banyaknya pedagang musiman dan masyarakat yang berhenti di bahu jalan.
Komitmen Pelayanan Melalui Pengamanan Humanis
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta, Iptu Eko Nugroho, S.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat selama bulan Ramadan. Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga sebagai upaya perlindungan fisik bagi pejalan kaki guna menciptakan iklim Keamanan Ramadhan yang kondusif.
“Kami menerjunkan personel Sat Samapta untuk melaksanakan pengamanan (pam) ngabuburit di beberapa titik krusial. Fokus utama kami adalah mencegah terjadinya kemacetan arus lalu lintas yang parah serta membantu menyeberangkan masyarakat yang sedang berkegiatan di area pasar tumpah atau pusat keramaian,” ujar Iptu Eko Nugroho dalam keterangannya.
Iptu Eko menambahkan bahwa pola pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas. Petugas di lapangan secara aktif mengatur ritme kendaraan agar tidak terjadi penguncian arus di persimpangan, terutama di Bundaran Penas yang menjadi akses vital bagi kendaraan dari berbagai arah.
Edukasi Keselamatan Berkendara di Jalan Raya
Selain melakukan pengaturan fisik, personel yang bertugas juga dibekali misi untuk memberikan edukasi secara langsung kepada pengguna jalan terkait aspek Keamanan Ramadhan di jalan raya. Hal ini penting dilakukan mengingat sering kali euforia ngabuburit membuat pengendara kurang memperhatikan aspek keselamatan, seperti penggunaan helm atau kepatuhan terhadap lampu lalu lintas.
Dalam interaksinya dengan warga, petugas terus memberikan imbauan agar para pengendara tetap menjaga etika berkendara dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang berlaku. “Kami senantiasa menghimbau para pengendara agar menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain. Jangan sampai karena terburu-buru ingin berbuka di rumah, mengabaikan aspek keselamatan di jalan raya,” lanjut Iptu Eko Nugroho.
Kegiatan yang berlangsung hingga menjelang kumandang azan Maghrib ini berjalan dengan sangat kondusif. Berdasarkan laporan akhir di lapangan, situasi di Simpang 4 Bundaran Penas, Bundaran GMS, dan Simpang 4 Rumak terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala menonjol atau insiden kecelakaan lalu lintas yang berarti.
Sinergi Polisi dan Masyarakat Selama Ramadan
Keberhasilan menjaga kelancaran lalu lintas selama masa ngabuburit ini juga tidak lepas dari kerja sama masyarakat yang mulai sadar akan pentingnya ketertiban. Polres Lombok Barat berharap kondisi yang kondusif ini dapat terus terjaga hingga Idulfitri mendatang. Pengamanan serupa direncanakan akan rutin dilakukan setiap hari untuk memastikan aspek Keamanan Ramadhan tetap prioritas sehingga umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang.
Melalui upaya proaktif dari Sat Samapta Polres Lombok Barat, diharapkan angka pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan dapat ditekan seminimal mungkin. Kepolisian juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas jalanan yang mungkin meningkat di tengah keramaian sore hari.












