Binkam  

Polantas Menyapa Lewat Tadarusan Keliling di Lombok Barat

Polantas Menyapa Lewat Tadarusan Keliling di Lombok Barat

Lombok Barat, NTB – Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, Sat Lantas Lombok Barat terus berinovasi dalam menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Salah satu langkah persuasif yang dilakukan adalah melalui program unggulan bertajuk Creative DARLING atau “Tadarusan Keliling”. Program ini dirancang untuk mendekatkan polisi dengan masyarakat melalui pendekatan religi yang hangat.

Pada Sabtu malam, 28 Februari 2026, personel kepolisian menyambangi Masjid Jamik Hidayatul Islam yang berlokasi di Dusun Perendekan Selatan, Desa Giri Sasak, Kecamatan Kuripan. Kegiatan bertajuk “Polantas Menyapa” ini dimulai tepat pada pukul 20.00 WITA dan diikuti oleh puluhan warga setempat dengan khidmat.

Sinergi Sat Lantas Lombok Barat dalam Balutan Ibadah Malam Ramadhan

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas unit, di antaranya Unit Kamsel dan Unit Turjawali Sat Lantas Lombok Barat, yang didukung penuh oleh anggota Polsek Kuripan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah-tengah jamaah bukan sekadar untuk pengamanan, melainkan untuk berbaur dalam rangkaian ibadah shalat Isya dan Tarawih berjamaah.

Suasana hangat mulai terasa saat para petugas duduk bersimpuh bersama warga di dalam masjid. Setelah pelaksanaan shalat Isya, sesi dilanjutkan dengan pemberian Kuliah Tujuh Menit (Kultum). Dalam kesempatan tersebut, petugas menyelipkan edukasi mengenai pentingnya menjaga ketertiban berlalu lintas (Kamseltibcarlantas), terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama bulan Ramadhan.

Pesan Kapolres Mengenai Keselamatan Jalan dalam Giat Polantas Menyapa

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Lantas, Iptu Anton Prasetya Wijaya, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pendekatan religi merupakan cara yang paling efektif untuk menyentuh hati masyarakat. Menurutnya, kesadaran berlalu lintas harus tumbuh dari dalam diri sebagai bagian dari tanggung jawab menjaga keselamatan sesama.

“Kami hadir melalui program Creative DARLING ini untuk memastikan bahwa kekhusyukan ibadah di bulan Ramadhan tetap terjaga tanpa terganggu oleh pelanggaran lalu lintas maupun gangguan Kamtibmas lainnya. Kami mengimbau masyarakat, terutama para pemuda, untuk tidak melakukan aksi balap liar atau menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (brong),” ujar Iptu Anton Prasetya Wijaya di sela-sela kegiatan Polantas Menyapa tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa keselamatan di jalan raya adalah cerminan dari kedisiplinan diri. Melalui edukasi di masjid-masjid ini, diharapkan pesan keselamatan sampai ke telinga orang tua agar lebih mengawasi anak-anak mereka dalam berkendara.

Mempererat Ukhuwah Melalui Penyerahan Al-Qur’an dan Tadarusan Keliling

Sebagai bentuk kepedulian dan upaya mendukung aktivitas keagamaan di Desa Giri Sasak, Sat Lantas Lombok Barat juga menyerahkan bantuan berupa bingkisan Kitab Suci Al-Qur’an kepada pengurus Masjid Jamik Hidayatul Islam. Penyerahan ini secara simbolis menjadi komitmen Polri dalam mendukung peningkatan literasi religi di tengah masyarakat.

Setelah rangkaian shalat Tarawih usai, kegiatan tidak lantas berakhir. Para personel Polantas bergabung dengan warga untuk melaksanakan Tadarusan Keliling bersama. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bergantian menciptakan atmosfer yang sejuk dan memperlihatkan sisi humanis Polri yang jauh dari kesan kaku.

Memperkuat Solidaritas Antara Polri dan Masyarakat

Kegiatan “Polantas Menyapa” dengan konsep Tadarusan Keliling ini bertujuan utama untuk mempererat Ukhuwah Islamiyah. Dengan adanya interaksi langsung di tempat ibadah, diharapkan terjadi komunikasi dua arah yang baik antara kepolisian dan warga masyarakat. Solidaritas yang terbangun ini menjadi modal penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Lombok Barat.

Warga Desa Giri Sasak menyambut positif inisiatif ini. Mereka menilai kehadiran polisi di masjid memberikan rasa aman sekaligus memberikan wawasan baru bahwa urusan lalu lintas juga berkaitan erat dengan etika dan keselamatan nyawa.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di lokasi terpantau aman dan terkendali. Program Creative DARLING oleh Sat Lantas Lombok Barat ini direncanakan akan terus dilaksanakan secara rutin guna memastikan pesan keselamatan tetap menggema di seluruh pelosok daerah selama bulan suci.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *