Lombok Barat, NTB – Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di wilayah hukum Kabupaten Lombok Barat, jajaran Satuan Binmas Polres Lombok Barat terus memperkuat sinergi lintas sektoral. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui penguatan fungsi Pembinaan Koordinasi dan Pengawasan atau Binkorwas terhadap instansi-instansi teknis yang memiliki peran krusial di lapangan, termasuk Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar).
Langkah proaktif ini diwujudkan melalui kunjungan rutin dan silaturahmi yang dilaksanakan pada Senin, 23 Februari 2026. Bertempat di Kantor Damkar Kabupaten Lombok Barat, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan profesionalisme personel serta sinkronisasi tugas antara kepolisian dan pemadam kebakaran dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas maupun situasi darurat di tengah masyarakat.
Sinergi Operasional Melalui Fungsi Binkorwas
Kegiatan yang dimulai tepat pada pukul 10.00 WITA ini dipimpin langsung oleh Kaurbinopsnal Satbinmas Polres Lombok Barat, Ipda I Nyoman Dana, beserta anggota. Kehadiran jajaran Satbinmas disambut hangat oleh personel Damkar yang tengah bersiap menjalankan tugas harian mereka. Fokus utama dalam pertemuan singkat namun padat ini adalah pemantapan fungsi Binkorwas sebagai instansi yang memiliki kewenangan dalam pengawasan khusus.
Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Binmas, Iptu Muh. Mahrip, menegaskan bahwa koordinasi antara Polri dan Damkar tidak boleh terputus. Menurutnya, pemadam kebakaran bukan sekadar mitra dalam penanganan bencana api, melainkan bagian integral dari sistem keamanan wilayah.
“Kami melaksanakan giat rutin Binkorwas ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai wadah silaturahmi sekaligus instansi pembina untuk menguatkan pengawasan dan pembinaan personel. Sinergi yang kuat antara Polri dan Damkar sangat menentukan keberhasilan kita dalam menciptakan harkamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Lombok Barat,” ungkap Iptu Muh. Mahrip dalam keterangannya.
Menjaga Kondusivitas Wilayah Hukum Lombok Barat
Dalam pelaksanaannya, Ipda I Nyoman Dana menekankan pentingnya komunikasi dua arah. Petugas Damkar sering kali menjadi pihak pertama yang tiba di lokasi kejadian yang berpotensi memicu kerumunan massa atau kepanikan. Oleh karena itu, pembinaan melalui jalur Binkorwas ini diarahkan agar personel Damkar memiliki kesiapsiagaan yang sejalan dengan prosedur pengamanan kepolisian.
Selain melakukan pengawasan rutin, pertemuan tersebut menjadi ajang diskusi mengenai kendala-kendala di lapangan. Koordinasi yang terjalin diharapkan mampu meminimalisir hambatan komunikasi saat terjadi situasi kontingensi. Dengan adanya pemahaman yang sama mengenai tata cara koordinasi dan pengawasan, setiap personel di lapangan dapat bergerak lebih efisien tanpa tumpang tindih kewenangan.
“Harapan kami, melalui Binkorwas rutin ini, setiap anggota Damkar di Kabupaten Lombok Barat selalu merasa didukung oleh kepolisian. Kami ingin memastikan bahwa dalam pelaksanaan tugas, kita selalu satu visi demi pelayanan publik yang maksimal,” tambah Iptu Muh. Mahrip.
Penekanan pada Profesionalisme dan Ketertiban
Selama kegiatan yang berlangsung sekitar 20 menit tersebut, suasana hangat namun formal sangat terasa. Para personel Damkar diberikan arahan mengenai pentingnya menjaga disiplin dan integritas saat bertugas. Hal ini merupakan bagian dari aspek pembinaan yang menjadi ruh dari program Binkorwas Satbinmas Polres Lombok Barat.
Hingga berakhirnya kegiatan pada pukul 10.20 WITA, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, kondusif, tertib, dan lancar. Tidak ada kendala berarti yang ditemukan, dan pihak Damkar Kabupaten Lombok Barat menyatakan komitmennya untuk terus mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga keamanan wilayah.
Ke depannya, Polres Lombok Barat berencana untuk terus meningkatkan frekuensi Binkorwas terhadap berbagai organisasi dan instansi lainnya. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara di tengah-tengah instansi pelayanan publik, guna memastikan bahwa standar pengawasan dan pembinaan tetap berada pada level tertinggi demi kepentingan masyarakat luas di Bumi Patut Patuh Patju.












